• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Nasional Daerah

Bacarita Kespro, Wadah Pendidikan Seksual Generasi Muda NTT

by Goeh
11 November 2024 23:38
in Daerah, Inspirasi, Kesehatan
0
Bacarita Kespro, Wadah Pendidikan Seksual Generasi Muda NTT

Mariana Yunita. (Ist)

0
SHARES
108
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Kupang – Mariana Yunita Hendriyani Opat adalah sosok inspiratif sekaligus inisiator pendidikan seksual di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mariana mendirikan Komunitas Remaja Tenggara yang meluncurkan program Bacarita Kespro. Sebuah inisiatif kreatif mendidik dan mendorong remaja NTT tentang kesehatan seksual dan reproduksi.

Sebagai pelopor, ia berkomitmen mendidik generasi muda di NTT agar memiliki pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi, hubungan yang sehat, dan pencegahan risiko terkait seksualitas. Melalui pendekatan yang inklusif dan berbasis budaya, Mariana berhasil membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan seksual sejak dini, terutama di wilayah yang minim akses informasi terkait topik ini.

Dengan pengabdian dan ketulusannya, Mariana Yunita telah menjadi pahlawan bagi para remaja di NTT, membantu mereka menghadapi tantangan kehidupan modern dengan pengetahuan yang tepat dan memadai. Pasalnya, Mariana menemukan bahwa dari lima ratus remaja NTT, sebagian besar tidak memiliki akses ke informasi atau komunitas yang aman untuk berbicara tentang masalah kesehatan seksual.

Kondisi ini menyebabkan rendahnya pemahaman mengenai isu-isu penting seperti hak kesehatan reproduksi, kehamilan di usia remaja, serta pencegahan pelecehan seksual, yang masih kerap terjadi di lingkungan mereka

Ketidaktahuan ini seringkali mengakibatkan kehamilan di luar pernikahan dan berujung pada pengeluaran remaja dari sekolah. Lebih miris lagi, banyak orang tua yang tidak tahu tentang hak-hak remaja mereka, sehingga tidak mampu memberikan dukungan yang memadai ketika anak-anak mereka menghadapi masalah tersebut. Bacarita Kespro: Ruang Aman untuk Edukasi dan Curhat Remaja

Nama Bacarita Kespro berasal dari bahasa Melayu Kupang, dan berarti “bercerita”. Program memungkinkan remaja berkumpul di tempat yang aman untuk berbicara tentang kesehatan seksual dan reproduksi. Metode inovatif dan menyenangkan seperti mendongeng, permainan edukatif, dan alat peraga interaktif digunakan untuk mengajar program ini.

Cara-cara ini memungkinkan remaja belajar tanpa merasa canggung atau takut, menjadikan Bacarita Kespro sebagai alat pendidikan yang informatif dan inklusif.

Menjangkau Komunitas yang Terpinggirkan Bacarita Kespro secara khusus menyasar remaja yang berasal dari kelompok rentan seperti masyarakat miskin, yang kurang terlayani, atau yang secara sosial terpinggirkan. Hingga kini, program ini telah berhasil menjangkau sekitar 2.000 remaja di 43 komunitas di NTT, termasuk di Kota Kupang, Desa Oesao (Kabupaten Kupang), Desa Neke (Kabupaten Timor Tengah Selatan), dan Pulau Kera (Kabupaten Sumba Timur).

Keberhasilan ini juga didukung oleh kerja sama dengan organisasi lokal dan nasional, seperti BKKBN, Komisi Penanggulangan AIDS, dan Woman for Indonesia, serta lembaga seperti Kopernik.

Mariana berharap inisiatif ini akan terus berkembang sehingga lebih banyak remaja di NTT dan daerah lainnya mendapatkan pemahaman yang sama tentang kesehatan seksual mereka. Dengan Bacarita Kespro, Mariana bukan hanya memberikan pendidikan tetapi juga memperjuangkan hak-hak remaja yang seringkali tidak mendapatkan tempat dalam komunitas mereka. (Abeng Darwin)

Comments

comments

Tags: bacaritaKesehatankesproNTT
Previous Post

Pemuda Surabaya Dorong Generasi Muda Maju Lewat Robotika

Next Post

Integrated Farming System Gagasan Santri Tani Milenial

Goeh

Next Post
Integrated Farming System Gagasan Santri Tani Milenial

Integrated Farming System Gagasan Santri Tani Milenial

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia