MEDIAHARAPAN.COM. Padang – Gunakan Metodologi pendekatan sosial, Pemerintah Kota Padang Sumatera Barat berhasil memindahkan ratusan pedagang Pasar Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan yang menempati tempat parkir dan badan jalan ke lantai II bangunan pasar tersebut. Proses pemindahan berjalan damai dan lancar tanpa adanya kekerasan, hal itu berkat kerjasama antara pedagang, TNI, POLRI, Satpol PP, dan pegawai Dinas Perdagangan Kota Padang.
“Ini merupakan bentuk kesepakatan dan komitmen bersama antara pedagang, pemerintah dan dukungan masyarakat,” ujar Wali Kota Padang H.Mahyeldi Ansharullah saat menyaksikan secara langsung pemindahan pedagang beserta barang dagangannya, Rabu (22/3/2017).
Dikatakannya, dengan dipindahkannya para pedagang akan mengurai kemacetan lalu lintas dan kesemerawutan pasar. Disamping itu, tempat parkir kendaraan yang luas akan tersedia, sehingga pengunjung merasa nyaman untuk belanja.
“Sebelumnya, masyarakat yang berbelanja dan melewati pasar ini suka mengeluh, karena badan jalan juga digunakan untuk berdagang dan tempat parkir. Mulai saat ini dan seterusnya, hal itu tidak diperbolekan lagi,” tegas Mahyeldi.
Ditambahkannya, bagi pedagang yang tidak mendapatkan tempat berdagang yang telah ditentukan, agar berkoordinasi dengan UPTD Pasar Bandar Buat dalam menentukan lokasi berdagang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal yang memimpin langsung proses pemindahan pedagang, mengatakan bahwa akan meningkatkan pengawasan di Pasar Bandar Buat agar pedagang tidak pindah lagi ke lokasi berdagang yang telah dilarang, terutama di pinggir jalan.
“Kita akan menjaga komitmen bersama antara pedagang dengan pemerintah, demi kepentingan yang lebih luas,” tambah Endrizal.
Mahyeldi juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pedagang, POLRI, TNI, Satpol PP, Camat Lubuk Kilangan dan masyarakat atas dukungan dan kerjasamanya dalam menciptakan Pasar Bandar Buat yang tertata rapi, tertib, dan indah, demi kenyamanan bersama. (Yendra)
Soucre : Humas Kota Padang












