Ditengah Eskalasi, Puluhan Pemukim Yahudi Serbu Al-Aqsha

MEDIAHARAPAN.COM, Al Quds – Sejumlah pemukim Israel memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha di Al-Quds (Yerusalem Timur) pada hari Rabu (13/3) di tengah ketegangan di kota yang diduduki tersebut.

“Sekitar 59 ekstrimis, 80 siswa Yahudi dan 3 agen intelijen Israel menyerbu kompleks Al-Aqsha hari ini,” kata Firas al-Dibs, juru bicara Otoritas Wakaf Al-Quds, sebuah Badan milik Jordan yang bertugas mengawasi situs Muslim dan Kristen di kota itu, kata dalam sebuah pernyataan.

Langkah itu dilakukan beberapa jam setelah polisi Israel membuka kembali situs suci itu pasca penutupan satu hari.

Dalam perkembangan terkait, kelompok pemukim menyerukan penyerbuan berskala besar ke situs tersebut pada hari Kamis untuk memprotes pembukaan Gerbang Al-Rahmah, yang terletak berdekatan dengan dinding timur Kota Tua.

Pada hari Selasa, polisi Israel menutup kompleks Al-Aqsha dengan dalih terjadi serangan pembakaran terhadap sebuah kantor polisi Israel di dekat lokasi, memicu bentrokan dengan warga Palestina yang marah.

Sekitar 16 warga Palestina terluka dalam kekerasan itu, menurut Otoritas Wakaf Keagamaan Yerusalem.

Polisi Israel mengatakan pasukannya telah menangkap 10 warga Palestina, termasuk dua anak di bawah umur, karena diduga melakukan pembakaran. (Anadolu/bilal)

Comments

comments