Venezuela Akan Selidiki Dugaan Sabotase Pemadaman Listrik

MEDIAHARAPAN.COM, Caracas – Presiden Venezuela pada hari Rabu (13/3) mengatakan sebuah komisi akan dibentuk untuk menyelidiki “sabotase” yang menyebabkan pemadaman listrik skala besar minggu lalu.

Nicolas Maduro mengadakan inspeksi di meja Crisis Center di Caracas yang sedang menyelidiki pemadaman listrik yang juga mengganggu komunikasi dan akses internet di seluruh negeri.

Dia mengatakan dia menginstruksikan pihak berwenang untuk membentuk komisi yang terdiri dari para ahli dari Iran, Kuba, Rusia dan RRC untuk menjelaskan dugaan sabotase.

Menggarisbawahi negara-negara komisi memiliki pengalaman luar biasa mengenai serangan cyber, Maduro mengatakan akan melapor kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez.

Maduro mengatakan Venezuela mengaktifkan rencana “Blue Tank” untuk menghadapi salah satu masalah terbesar di negara itu: kelangkaan air.

Sejalan dengan rencana ini, Maduro mengatakan 50.000 tangki air siap melayani warga Venezuela.

Di sisi lain, menurut situs web Ultimas Noticias yang pro-pemerintah, pemerintah China siap untuk memberikan bantuan untuk sepenuhnya menghilangkan pemadaman listrik di Venezuela.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, kata China dapat memberikan semua dukungan teknis kepada Venezuela untuk mengakhiri pemadaman listrik. (Anadolu/bilal)

Comments

comments