Haris: Tertarik EYI Karena Punya Visi Meningkatkan Prestasi Anak Muda

Zahrudin Haris, Pemuda asal Sumatera Selatan ini memiliki ketertarikan di dunia olahraga, hal itu ditunjukan dengan saat ini menjabat sebagai ketua Yayasan Chris John Indonesia atau Chris John Foundation (CJF). Haris ikut gabung Empower Youth Indonesia (EYI) karena punya visi yang sama dalam meningkatkan prestasi anak muda Indonesia di bidang olahraga.

Haris melihat ada korelasi yang kuat antara EYI dengan yayasan yang Ia kelola. Yayasan tersebut dibentuk oleh Crish John, Legenda tinju Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan peran anak muda Indonesia agar lebih berprestasi di bidang olahraga, khususnya olahraga tinju. Menurutya, banyak kegiatan positif yang telah dilaksanakan oleh EYI, dan itu sangat strategis bagi kemajuan pemuda Indonesia.

Bergabung dengan EYI, Haris dipercaya membidangi divisi sport, yang fokus pada olahraga serta pengembangan dan peningkatan prestasi anak muda Indonesia. Hal yang paling melatarbelakangi Ia peduli terhadap prestasi anak muda Indonesia adalah rasa prihatin atas minimnya prestasi olahraga tanah air.

Di sisi lain, banyak anak muda yang terdampak narkoba, pelajar yang ikut tawuran, sosial media dijadikan sebagai lahan ujar kebencian dan perilaku negatif lainya. Perilaku tersebut tentu ikut menarik turun kualitas bangsa. Ia bertekad untuk terjun langsung untuk membuat berbagai kegiatan, mencari bibit-bibit unggul dan mengarahkan mereka untuk menjadi atlet berprestasi, paling tidak dapat mencegah anak muda dari kegiatan yang tidak positif.

Dirinya berharap akan tercipta generasi penerus Chris John, yang membanggakan dan juga menjadi inspirasi banyak anak muda Indonesia. Seperti halnya juga dengan Lalu Zuhri yang belakangan viral di media sosial karena berhasil menjadi juara dunia lari 100 Meter, kelompok usia 20 tahun. Dengan banyaknya prestasi di bidang olahraga, apalagi di level International, tentu dapat mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia.

Haris sejatinya adalah pengusaha tour dan ravel, sebuah usaha yang dirintisnya sejak tahun 2014, dengan tujuan untuk turut mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan mancanegara ke Indonesia. Ketertarikannnya terhadap dunia traveling dimulai ketika Ia terpilih mewakili Sumatera Selatan dalam satu program pertukaran pemuda antar provinsi.

Sekarang, hampir semua provinsi di Indonesia sudah pernah Ia kunjungi. Semakin sering menjelajah Indonesia semakin dalam kecintaannya terhadap tanah air. Tidak hanya berhenti di Indonesia, Ia kemudian meneruskan penjelajahannya, tercatat telah lebih dari 40 negara di 4 benua telah Haris kunjungi.

Banyak pelajaran yang Haris petik selama mengunjungi banyak negara tersebut. Beragam juga kejadian menarik yang dialaminya, dan itu menambah perspektifnya dalam memahami realitas. Hal itu pula yang memperkuat tekadnya dalam berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.

Setiap kali Ia mengunjungi satu negara, Ia selalu membandingkannya dengan Indonesia. Kecintaanya terhadap negara Indonesia pun semakin dalam, karena Indonesia masih dalam bungkusan spesial dihatinya. Banyak tawaran untuknya tinggal dan berbisnis di luar negeri, Ia tolak dengan halus. Karena menurut Haris Indonesia adalah segalanya. Apa yang kurang dari negara Indonesia. Udaranya yang cerah sepanjang tahun, tidak perlu merasa kedinginan atau merasa terlalu panas. Mau cari pantai, laut, gunung, danau maupun di bawah laut yang indah.

Haris juga sering membagi pengalamannya dan mengajak beberapa penulis yang hobi traveling berkarya ikut mempromosikan keindahan alam Indonesia, kekayaan budaya dan kulinernya lewat tulisan. Inovasi tersebut melahirkan media online khusus traveling, yaitu traveltodayindonesia.com.

Berikut baktinya untuk tanah kelahirnya, pemuda asal Palembang tersebut juga mempersembahkan hadiah untuk kota tercintanya, berupa sebuah aplikasi yang diberi nama palembangkito.com, yang diharapkan dapat mempermudah promosi Kota Palembang, sebagai destinasi yang patut dikunjungi.

Comments

comments