• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

KBPII: Pemerintah Harus Hadir Selesaikan Kekerasan di Papua

Perlu didorong pendekatan keamanan yang preventif, terutama untuk memastikan tidak meluasnya kerusuhan

by Bilal
1 October 2019 09:09
in Featured, Nasional, Politik & Keamanan
0
Mantan Bendahara Umum: Bara Hasibuan Bukan Orang Penting di PAN
4
SHARES
75
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Menyikapi kondisi kerusuhan yang terjadi di Wamena pada 23 September 2019 yang menelan korban jiwa dan menyebabkan kebakaran di berbagai tempat, serta ribuan orang megungsi, kami dari Pengurus Besar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PB KBPII) menyatakan dan menghimbau:

Pemerintah Republik Indonesia dengan segala perangkat yang dimiliki, diharapkan segera hadir untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan pendekatan kemanusiaan dan keadilan secara holistik.

“Untuk saat ini pendekatan keamanan yang represif tidak selalu tepat untuk menyelesaikan permasalahan di Wamena dan Papua pada umumnya.” kata Ketua Umum PB KBPII, Nasrullah Larada dalam keterangannya, Senin (30/9/2019).

Nasrullah melanjutkan, perlu didorong pendekatan keamanan yang preventif, terutama untuk memastikan tidak meluasnya kerusuhan dan memastikan tersampaikannya bantuan kemanusiaan kepada warga negara yang membutuhkan. Para tokoh masyarakat dari berbagai daerah, terutama yang bersinggungan dengan kejadian di Wamena, untuk menahan diri dengan tidak membuat pernyataan dan sikap yang dapat memicu konflik lebih dalam.

“Mendorong segera dilakukan dialog mewakili golongan dan suku bangsa yang bersinggungan dengan kondisi di Wamena, baik dilakukan di Papua maupun di Jakarta untuk meredam suasana dan mencari solusi untuk kehidupan bernegara yang lebih baik.” ungkapnya.

KB PII juga meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah secara bersama-sama agar senantiasa memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada seluruh elemen dan lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, dan golongan.

“Pada dasarnya pemerintah adalah pelayan dan pelindung seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Tokoh masyarakat dan tokoh agama agar memberikan keteladanan dalam menciptakan suasana damai.” ujar Nasrullah.

Menurut KBPII, suara dan sikap para tokoh agama serta tokoh masyarakat selalu didengarkan dan menjadi panutan bagi masyarakat, sehingga hal ini sangat berpengaruh dalam menciptakan situasi dan kondisi kehidupan masyarakat yang kondusif.

“Warga KBPII di seluruh Indonesia, terutama di Papua, agar dapat berupaya menjalin silaturahmi dan dialog antar kelompok yang berada di Wamena dan Papua pada umumnya, untuk menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI.” pungkas Nasrullah. []

Comments

comments

Tags: Damai PapuaKB PIIRusuh Wamena
Previous Post

Halal Institute Apresiasi MUI Terkait Penarikan Gugatan di MK

Next Post

Ulama Meminta Gubernur Bengkulu Tinjau Ulang Patung Fatmawati Karena Alasan Syariat

Bilal

Next Post
Ulama Meminta Gubernur Bengkulu Tinjau Ulang Patung Fatmawati Karena Alasan Syariat

Ulama Meminta Gubernur Bengkulu Tinjau Ulang Patung Fatmawati Karena Alasan Syariat

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia