• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Perkumpulan AQL Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-79 di Bogor

Ada 3 elemen penting yang harus dimerdekakan

by Bilal
19 August 2024 09:32
in Featured, Nasional, Peristiwa
0
Perkumpulan AQL Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-79 di Bogor

Pimpinan Perkumpulan AQL KH Bachtiar Nasir

BOGOR – Perkumpulan AQL menyelenggarakan upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2024). Upacara berlangsung di Ar Rahman Quranic College (AQC) Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Upacara yang diselenggarakan Perkumpulan AQL diikuti oleh pengurus unit-unit, peserta didik dari sekolah-sekolah di bawah Perkumpulan AQL serta warga sekitar.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pimpinan Perkumpulan AQL KH Bachtiar Nasir. Pada kesempatan ini, UBN sapaan karib KH Bachtiar Nasir menyampaikan amanat tentang kemerdekaan sejati.

“Merdekakan akalmu maka merdekalah Tanah Airmu. Merdekakan jiwamu maka merdekalah bangsa dan negaramu. Merdekakan tauhidmu, maka merdekalah agama dan kemanusiaanmu. Ini pesan utama pada amanat upacara 17 Agustus 2024,” ungkap UBN.

KH. Bachtiar Nasir menerima baki bendera Merah Putih

UBN menekankan, dengan memerdekakan tiga elemen yakni akal, jiwa dan tauhid maka perubahan besar bakal terjadi. “Karena itu merdeka dari sisi akal akan melampaui batas-batas yang selama ini menghalangi. Ketika akalmu bebas, engkau menjadi kreatif, inovatif dan mampu. Akal yang merdeka akan banyak hal yang bisa kita capai,” jelas UBN.

UBN melanjutkan, jiwa yang merdeka akan terus berupaya tanpa kenal lelah untuk tetap berdiri dan berjuang meskipun dalam keadaan sulit sekalipun.

Pasukan Pengibar Bendera saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 RI di AQC Megamendung

Sementara tauhid yang merdeka ketika seseorang merasa terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari dirinya, yakni Allah Subhanahu wa Ta’ala. “Menyadari bahwa di bawah satu Tuhan kita semua bersaudara. Dengan tauhid merdeka agamamu. Tidak lagi menjadi sumber perpecahan,” ujar UBN.

UBN lantas mengutip pernyataan Mohammad Hatta (Bung Hatta). Bung Hatta mengatakan, Indonesia merdeka harus menjadi bangsa yang berdaulat yang berdiri di atas kaki sendiri. “Seperti dalam peribahasa, berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Mari bersama bergotong royong bersama membangun bangsa menjadi kuat dari setiap aspek,” ungkap Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) ini.

UBN mengingatkan agar bangsa Indonesia selalu menjaga persatuan. Karena betapa banyak negara-negara di dunia yang hancur karena perang saudara.

“Mereka berperang sesama saudara dan bertikai. Kalah jadi abu, menang jadi arang. Jangan mau jadi bangsa yang terus berpecah belah, yang terus diadudomba satu sama lain,” jelas UBN.

Kemudian, UBN menyampaikan hadits tentang fenomena penyakit al wahn. Penyakit cinta dunia, takut mati.

Menurut UBN, saat ini umat Islam telah banyak terpapar penyakit al wahn. “Sejujurnya al wahn telah menjadi pandemi para pemimpin dan rakyat ini. Untuk itu, di hari kemerdekaan ini saya ingin berpesan jika ingin menjadi bangsa yang menjadi cahaya bagi bangsa lain, maka bebaskan dirimu dari penyakit wahn ini,” kata UBN.

Penyakit al wahn, jelas UBN, menjadi penyebab umat Islam meninggalkan jihad fisabilillah. Menjadi serakah dunia dan takut mati. Padahal dulu, para pejuang kemerdekaan memperebutkan kemerdekaan dengan cara jihad fisabilillah.

UBN menceritakan perjuangan rakyat Palestina. Meski tanahnya dijajah, dibelenggu tetapi jiwa dan akalnya merdeka.

Mereka, termasuk anak-anak Gaza tegar dengan ujian dan penderitaan yang dialaminya. Hari-hari mereka di tengah dentuman demi dentuman bom.

“Lebih dari 80 ribu ton bom dilemparkan (Israel), lebih hebat dari Hiroshima dan Nagasaki. Anak-anak Gaza menjalani hari penuh dengan ketakutan. Mata mereka kehilangan kilauan kebahagiaan. Tidak hanya bom, tetapi mereka juga kekurangan gizi dan medis,” tegas UBN yang juga Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM).

Kendati demikian, jiwa mereka merdeka. Karena mereka memiliki prinsip birruh biddam nafdika ya Palestine, nafdika ya Al Quds, nafdika ya Aqsha.

“Saat anak-anak Gaza tumbuh menjadi pribadi yang memiliki prinsip isy kariman aw mut syahidan. Hidup mulia atau mati sebagai syuhada. Mereka tumbuh dengan semangat untuk mengubah nasib mereka. Semoga kita pun demikian,” ujar UBN.

Comments

comments

Tags: #AQLHUT Republik IndonesiaUBN
Previous Post

Salimah: Gunakan Hijab adalah Hak Asasi Dilindungi UUD

Next Post

Sikapi Kontroversi PP Nomor 28 Tahun 2024, Bidang PRK MUI Jakarta Gelar Workshop

Bilal

Next Post
Sikapi Kontroversi PP Nomor 28 Tahun 2024, Bidang PRK MUI Jakarta Gelar Workshop

Sikapi Kontroversi PP Nomor 28 Tahun 2024, Bidang PRK MUI Jakarta Gelar Workshop

BERITA POPULER

Perkumpulan AQL Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-79 di Bogor

Perkumpulan AQL Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-79 di Bogor

19 August 2024 09:32
Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

4 October 2022 09:04
Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

20 April 2023 09:33
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32

BERITA TERBARU

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

22 January 2026 11:21
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

4 January 2026 21:30

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

Forjim Jajaki Kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Turki

22 January 2026 11:21
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia