• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Raj School of Communications : Selenggarakan Talkshow Perkembangan Komunikasi 4.0

by MH 09
25 February 2019 11:41
in Featured, Opini, Pendidikan, Teknologi
0
Raj School of Communications : Selenggarakan Talkshow Perkembangan Komunikasi 4.0

Raj School Communications Selenggarakan Talkshow (29/02)

Penulis : Sirajul Fuad Zis, S.I.Kom

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Perkembangan identifikasi waktu telah dirasakan di Indonesia. Perkembangan komunikasi telah bertransformasi menjadi 4.0. Raj School of Communications (RSC) selenggarakan talkshow perkembangan komunikasi 4.0 di Plaza Semanggi (23/02).

Sejatinya, perkembangan 4.0 sebagai bentuk perubahan sistem. Akses penggunaan beralih kepada komputerisasi atau digitalisasi.

Artinya perubahan ini dapat menggantikan pekerjaan manusia, kemudian menggunakan robot untuk pekerjaan yang lebih efisien.

Perusahaan mana yang tidak tertarik melihat perkembangan 4.0 tersebut, dengan biaya yang rendah dengan menggaji karyawan sedikit lebih menguntungkan.

Perkembangan 4.0 pun sudah bisa dinikmati oleh penduduk di kota-kota besar. Dengan menggunakan uang elektronik, tranportasi online, berkenalan lewat media sosial dan lainnya.

Menjadi sebuah bukti, akan ada pengurangan karyawan. Dampak ini bisa saja terjadi perlahan, waktu yang akan menjawab. Perkembangan komunikasi 4.0 tak sekedar perkembangan yang biasa sebenarnya.

Karena, setiap orang bisa menjadi konten kreator yang membuat, menciptakan dan mempublikasikannya lewat paltform berskala International.

Semua orang yang mengakses internet, bisa saja mampir terhadap konten yang dibuat. Kecanggihan ini harus dimanfaatkan dengan baik.

Raj School of Communications sebagai sekolah informal, melaksanakan kegiatan positif tersebut untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang siap menerima kehadiran 4.0.

Ketidakseimbangan teknologi terbaru terkadang tidak seimbang dengan sumber daya manusia yang masih belum selaras dengan cara pemakaian. Respon terhadap suatu kejadian dapam dunia komunikasi 4.0, seakan tidak berjalan dengan garis lurus.

Oleh karena itu, kesiapan mental pengguna 4.0 perlu juga di edukasi. Agar tidak terjadi ketimpangan masa depan yang tidak diinginkan.

Ikhsan Tualeka, Chairman Empower Youth Indonesia (EYI) menyampaikan, perlu adanya keseimbangan dan attitude dalam mengunakan media digital 4.0.

Harus ada konten yang memang bisa dilirik oleh orang lain dan membuat orang lain bisa melihat konten tersebut. Sehingga ada pengaruh yang dapat dilihat.

Hafielws, sebagai anak muda milenial juga membenarkan hal tersebut, berbicara mengenai konten. Ia menyatakan bahwa konten yang dilirik dan viral malah konten yang bersifat tidak serius.

Sedangkan konten yang dibuat oleh para intelektual, dikonsep dalam bentuk yang kaku. Tidak dilirik sama sekali, bahkan dapat tenggelam begitu saja.

Fenomena yang baru saja terjadi di Bengkulu, seorang suami menggorok dan membelah perut istrinya yang sedang hamil tua. Jika dikaji, permasalahannya sangat sepele tapi fatal.

Sang istri tidak mau memberikan akses smartphone kepada suaminya. Akhirnya terjadilah pertengkaran antara mereka berdua.

Sementara itu, contoh kasus lain seorang tokoh publik membagikan karikatur seronok yang di capture tanpa memberikan sumber. Bagi sebagian orang, apabila yang membagikan rakyat biasa tentu juga biasa saja respon masyarakat.

Namun hal demikian dibagikan oleh orang terpandang dengan konten tulisan yang sebenarnya melarang orang untuk perlakuan seronok. Bagiamana pun alasanya, ketika orang melihat lebih fokus kepada gambar yang ditampilkan dilayar.

Begitu mudah cara informasi disebarkan sesuka hati, tanpa ada redaktur yang menyetujui tulisan dan konten yang mau dipublikasikan.

Comments

comments

Previous Post

Pengamen Naik Kelas

Next Post

Trump Perpanjang Tenggat Waktu Kenaikan Tarif Impor China

MH 09

Next Post

Trump Perpanjang Tenggat Waktu Kenaikan Tarif Impor China

BERITA POPULER

Raj School of Communications : Selenggarakan Talkshow Perkembangan Komunikasi 4.0

Raj School of Communications : Selenggarakan Talkshow Perkembangan Komunikasi 4.0

25 February 2019 11:41
Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

4 October 2022 09:04
Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

20 April 2023 09:33
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32

BERITA TERBARU

noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

4 January 2026 21:30
Bidan di Daerah Pedalaman: Pilar Kesehatan Ibu dan Bayi di Wilayah Terpencil

Bidan di Daerah Pedalaman: Pilar Kesehatan Ibu dan Bayi di Wilayah Terpencil

4 January 2026 21:25

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia