• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Citizen Artikel

Bengkulu Berpotensi Terjadi Likuifaksi Seperti Palu

Pasca Gempa,Tanah Padat Menjadi Cairan dan Menghancurkan Benda - Benda Diatasnya

by Ghazi
8 October 2019 19:58
in Artikel, Daerah, Featured, Focus, Foto, Jurnalisme Warga, Ragam
0
Bengkulu Berpotensi Terjadi Likuifaksi Seperti Palu

MEDIAHARAPAN.COM, Bengkulu -Selain gempa dan tsunami, potensi likuifaksi  juga mengancam Bengkulu, seperti yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 28 September 2018.

Peneliti Geoteknologi LIPI, Adrian Tohari mengatakan, sebaiknya Provinsi Bengkulu bersiap diri menghadapi likuifaksi..“Memang, likuifaksi di Palu potensinya lebih berbahaya ketimbang Bengkulu. Tapi, tidak ada salahnya bila pemerintah dan masyarakat mengetahui ancaman tersebut agar meminimalisir dampak bencana,” terangnya kepada Mongabay, Jumat [20/9/2019].

Adrian Tohari sudah melakukan kajian likuifaksi di Bengkulu pada 2007. Hasilnya, wilayah Bengkulu rentan sekali dengan tanah amblas akibat gempa.
Berdasarkan peta geologi dan hasil penelitian Adrian, lapisan tanah di pesisir Bengkulu terbentuk oleh endapan pasir berdasarkan variasi kepadatan dan kedalaman. “Lapisan pasir yang tidak padat itu cenderung amblas ketika terjadi gempa,” katanya.

Adrian juga menjelaskan, wilayah pesisir Kota Bengkulu memilik air tanah yang dangkal, berkisar 2-4 meter dari permukaan darat. “Menyebabkan lapisan tanah tidak padat. Air tanah yang dangkal akan luruh ketika gempa bumi dahsyat terjadi,” lanjutnya.

Adapun wilayah dengan kerentanan tinggi terjadinya likuifaksi di Bengkulu adalah sepanjang Pantai Panjang, Lempuing, Penurunan, Padang Harapan, Kandang, Teluk Sepang, dan sekitar Danau Dendam Tak Sudah. Alasannya, daerah ini terdiri dataran yang tersusun endapan pasir.

Wilayah dengan kerentanan sedang dan rendah meliputi daerah ketinggian, yang tersusun endapan vulkanik, seperti Pagardewa, Pekan Sabtu, Dusun Besar, Kebon Tebeng, Sukarami, dan Kota Bengkulu.

.“Walau demikian, likuifaksi Palu dan Bengkulu berbeda. Kalau di Palu seperti tanah meleleh karena amblas sekian meter, sehingga berdampak merobohkan rumah, sedangkan likuifaksi Bengkulu berupa amblas tanah beberapa sentimeter. Dampaknya, penurunan pondasi bangunan,” jelas dia.“Mitigasi terbaik menghindari likuifaksi adalah membuat peta zonasi kerentanan amblasan,” tegasnya.

Lanjut Ahli geologi dari ITB, Imam Achmad Sadinum menjelaskan, fenomena likuifaksi secara sederhana diartikan sebagai perubahan material padat [solid], dalam hal ini endapan sedimen atau tanah sedimen, yang akibat gempa, meterial tersebut seakan berubah karekternya seperti cairan [liquid] Pemerintah Kota Bengkulu harus sigap tanggap bencana dengan membuat tata ruang dan panduan struktur bangunan jelas di daerah rawan gempa.

“Sekaligus memastikan, berfungsinya jaringan instrumen pemantau, seperti GPS dan seismometer. Begitu juga kegiatan survei dan pemetaan terhadap potensi Likuifaksi, harus dilakukan.” Tutupnya.

mongobay.com (PANUT)

Comments

comments

Tags: Bengkulu LikuifaksiKota Bengkulupasca gempa waspada Likuifaksi
Previous Post

Keluarga Benteng Terakhir Pasca Bencana Kemanusiaan Wamena

Next Post

Bantu Biaya Pendidikan Dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni, BAZNAS Tanah Datar Kembali Kucurkan Dana

Ghazi

Berjuang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari pada hari sebelumnya

Next Post
Bantu Biaya Pendidikan Dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni, BAZNAS Tanah Datar Kembali Kucurkan Dana

Bantu Biaya Pendidikan Dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni, BAZNAS Tanah Datar Kembali Kucurkan Dana

BERITA POPULER

Bengkulu Berpotensi Terjadi Likuifaksi Seperti Palu

Bengkulu Berpotensi Terjadi Likuifaksi Seperti Palu

8 October 2019 19:58
Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

4 October 2022 09:04
Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

20 April 2023 09:33
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32

BERITA TERBARU

noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

4 January 2026 21:30
Bidan di Daerah Pedalaman: Pilar Kesehatan Ibu dan Bayi di Wilayah Terpencil

Bidan di Daerah Pedalaman: Pilar Kesehatan Ibu dan Bayi di Wilayah Terpencil

4 January 2026 21:25

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

noor-azhari

Kasus Pagar Laut Tangerang dan Indikasi Kejahatan Struktural SDA

19 January 2026 12:32
Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia